Isap Asap Fest, Cara Musisi Kalimantan Melawan Bencana Asap

Sederet band lokal dari Kalsel & Kalteng menggelar pentas musik Isap Asap Fest di Gudang Kopi Hages, Kota Banjarmasin pada Minggu (29/9/19) malam.

Pentas kolektif ini merupakan cara musisi menyuarakan protes terhadap bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pulau Kalimantan.
 
Ada delapan grup musik yang tampil dalam Isap Asap, di antaranya Kalayangan Pagat, My Project Never Die, Parang, Pemandu Huru-Hara, dan Wasaka. Sementara, dari Kalteng ada Dwazed dan Super 8 Saga.
 
Perwakilan grup Super 8 Saga, Dadang Hermawan, menyebut persoalan kabut asap memang sangat genting untuk disuarakan dari berbagai jalur, termasuk lewat gigs. Apalagi, ia melihat pemerintah seperti hanya fokus melakukan penanggulangan kebakaran, alih-alih pencegahan.
 
"Kita sedih melihat karhutla yang tiap tahun enggak pernah beres. Sudah dibentuk lembaga-lembaga kayak Badan Restorasi Gambut (BRG) tapi ya gitu-gitu juga," kata Dadang  di sela pentas, Minggu malam (29/9/2019).
 
Sebagai gambaran, Kota Palangkaraya sendiri sampai saat ini masih diselimuti kabut asap meski sudah dibuat hujan buatan. Bahkan, kualitas udara di sana masih boleh dikatakan berbahaya.
Musisi asal Kalimantan tampil di Isap Asap Fest di Banjarmasin pada Minggu malam (29/9/2019).
 
"Kami sih tetap apresiasi pihak-pihak yang telah susah payah memadamkan api. Tapi yang perlu dicatat itu peran pemerintahnya dari segi pencegahan karhutla," ujarnya.
 
Adapun vokalis Kalayangan Pagat, Faldi, menyebut persoalan asap harus cepat-cepat diatasi pemerintah. Di sejumlah daerah di Kalsel, ia melihat masih ada titik api meski hujan beberapa hari terakhir terus mengguyur.
 
Lewat gigs Isap Asap Fest, Faldi berkata sejumlah musisi bisa berkumpul menyuarakan isu bersama soal kabut asap. "Ya, ada hikmahnya juga sih kita bikin gigs seperti ini," ujar Faldi.
 
Adapun dalam Isap Asap Fest, penyelenggara membuka donasi dalam bentuk merchandise berupa t-shirt seharga 100 ribu. Hasil penjualan ini bakal disalurkan ke emergency response di Palangkaraya untuk penanganan bencana kabut asap.

You Might Also Like

Leave A Comment

Don’t worry ! Your email address will not be published. Required fields are marked (*).