Rencana Pembangunan Kereta Gantung Rinjani Direspon Pusat

Rencana Pemerintahan Kabupaten Lombok Tengah untuk membangun Kereta Gantung menuju Gunung Rinjani dari Kabupaten Lombok Tengah bakal terwujud. Pasalnya, rencana pembangunan Kereta Gantung Rinjani yang sempat beberapa Tahun lalu menjadi pro dan kontra itu direspon baik oleh Pemerintah Pusat melalui pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

 

“Alhamdulillah rencana pembangunan kereta gantung menuju Gunung Rinjani direspon baik oleh Pemerintah pusat melalui TNGR untuk dikembangkan,” ujar Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT saat membuka acara Festival Kopi Gubuk di Hirtipark Desa Karang Sidemen, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (28/9).

Ditegaskan, bahwa untuk lahan pembangunan kereta gantung Rinjani tersebut pihak TNGR sudah menyiapkan tanak sepanjang 9 kilo, temasuk untuk lahan kawasan pembangunan stasiunnya. Sehingga pihaknya saat ini masih memperosen ijin pembangunan kereta gantung tersebut.

“Tanahnya sudah kita siapkan,” jelasnya.

Lanjut Suhaili, proyek pembangunan kereta gantung Rinjani itu akan dibangun oleh pihak Investor dan Pemerintah Daerah hanya menyiapkan tanah untuk pembangunannya. Sedangkan untuk investor sudah banyak yang berminat untuk mengembangkan kereta gantung Rinjani tersebut. Diantaranya investor dari China, Bali dan Jakarta.

“Kita kembangkan ini supaya bisa dinikmati oleh wisatawan dan untuk menjaga kelestarian Gunung Rinjani. Ini juga bisa menjaga kebersihan Gunung Rinjani, karena sampahnya bisa kita bawa menggunakan kereta gantung,” ujarnya.

“Untuk treking Gunung Rinjani dari Desa Aik berik tetap dikembangkan, itu bagi wisatawan yang ingin tantangan. Sedangkan untuk Kereta Gantung ini bagi wisatawan yang tidak kuat berjalan untuk mendaki,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan adanya pengembangan Kereta Gantung Rinjani itu akan mendukung pembangunan pengembangan Pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Resort. Disamping itu juga, pembangunan dalam ikhtiar meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan lebih seimbang antara Lombok Tengah bagian utara dengan Lombok Tengah bagian selatan.

“Kawasan Lombok Tengah bagian utara ini bisa menjadi pendukung pengembangan Pariwisata di KEK Mandalika Resort dan Sirkuit MotoGP. Karena banyak sekali Pontensi kita yang harus kita gali dan kembangkan supaya manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

You Might Also Like

Leave A Comment

Don’t worry ! Your email address will not be published. Required fields are marked (*).